Pendidikan Seni Holistik: Dimensi Edukatif Festival Angklung Caruk Banyuwangi
Desember 24, 2021
Karsono Karsono, Ida Zulaeha, Tjetjep Rohendi Rohidi, Wadiyo Wadiyo

Metrik

  • Eye Icon 0 kali dilihat
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 0 kali dilihat  //  0 kali diunduh
Abstrak

Aktivitas sosial budaya, dari waktu ke waktu dan dalam ekspresinya yang multirupa sesungguhnya merupakan ruang di mana terjadi proses alih informasi, pengetahuan dan keterampilan melalui berbagai cara dan metode. Tujuan proses tersebut secara esesnisal adalah berbagi kepemilikan produk budaya yang bermakna sekaligus bernilai bagi kelangsungan hidup masyarkat. Artinya, aktivitas sosial budaya pada galibnya adalah proses transmisi ilmu, atau secara antropologis dirumuskan sebagai pembudayaan (enkulturasi). Di dalam enkulturasi inilah terjadi proses edukatif yang berorientasi menjaga kesinambungan eksistensi budaya suatu masyarakat. Fenomena tersebut secara tersirat nampak dalam persitiwa festival Angklung Caruk Banyuwangi. Rajutaan wacana dalam buku ini merupakan hasil dari penyingkapan terhadap fenomena yang diasumsikan sebagai sebentuk proses edukatif dalam aktivitas pengemasan ulang musik Angklung Caruk tradisi ke dalam bentuk festival di Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia.

Teks lengkap
Show more arrow
 
Lainnya dari repositori ini
Khutbah Jumat 7 Menit
Bunga Rampai Kebijakan Perpajakan di Indonesia di Masa Pandemi Covid-19
🧐  Jelajahi semua dari repositori ini

Metrik

  • Eye Icon 0 kali dilihat
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 0 kali dilihat  //  0 kali diunduh