Monograf Regulasi Emosi pada Lansia Penderita Hipertensi Keperawatan Gerontik
Juni 30, 2022
Chindy Maria Orizani

Metrik

  • Eye Icon 0 kali dilihat
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 0 kali dilihat  //  0 kali diunduh
Abstrak

Emosi menunjukkan respon seseorang terhadap stimulus. Emosi secara umum di masyarakat selalu identik dengan marah namun sebenarnya sedih, bahagia, terpesona, takut, terkejut, dsb, juga merupakan ekspresi yang muncul karena emosi. Lansia memiliki tingkat sensitivitas emosional yang tinggi sehingga mudah tersentuh hatinya. Lansia sulit untuk meregulasi emosinya dengan baik ketika berhadapan dengan situasi khususnya situasi yang kurang menyenangkan. Penulis menunjukkan bahwa emosi negatif pada lansia penderita hipertensi harus diregulasi dengan baik sehingga tidak memperburuk mood dan kondisi tekanan darah. Oleh sebab itu penulis juga mengulas upaya yang bisa dilakukan oleh lansia untuk meregulasi emosinya melalui Emotion Focus Theraphy (EFT). EFT digunakan untuk menurunkan gejala-gejala emosional seperti kecemasan, stres, emosi negatif yang berlebihan yang membuat individu sadar, menerima, mengekspresikan, mengatur dan mengubah emosionalnya dan dapat memberi efek jangka panjang yang bermanfaat dan ungkapan kepuasan yang menurunkan tekanan darah untuk sementara waktu. EFT baik digunakan untuk penderita hipertensi namun hingga saat ini belum ada penelitian tentang teknik ini dalam mengontrol emosional dan mengontrol tensi individu.

Teks lengkap
Show more arrow
 

Metrik

  • Eye Icon 0 kali dilihat
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 0 kali dilihat  //  0 kali diunduh