Pengembangan Desain Multimedia Interaktif Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (Model SAHAT)
Mei 22, 2023
Sahat Patar Lumban Gaol, Nina Lamatenggo, Novri Youla Kandowangko, Novianty Djafri

Metrik

  • Eye Icon 5 views
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 5 views  //  0 kali diunduh
Pengembangan Desain Multimedia Interaktif Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (Model SAHAT) Image
Abstrak

Tenaga pendidik dan peserta didik membutuhkan multimedia pembelajaran yang variatif dan menarik, serta menyenangkan dalam proses pembelajaran. Perlu inovasi dan kreativitas dalam pengembangan desain multimedia interaktif pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK). Pembelajaran Model SAHAT mengkombinasikan beberapa model pembelajaran baik yang berorientasi pada sistem maupun produk antara lain model ADDIE, dan model Pustekkom dengan mengakomodir inspirasi Model Dick and Carey serta pengalaman belajar Egdar Dale. Model SAHAT dapat diterapkan karena sudah terbukti dan teruji dalam pembelajaran yang valid, praktis, dan efektiv serta menjadi refrensi dan inspirasi terus untuk pengembangan selanjutnya. Model SAHAT harus menjadi solusi membantu, baik bagi siswa dan guru, serta praktisi pendidikan dalam pembelajaran yang berkualitas, yang berdampak pada peningkatan prestasi hasil belajar.
Model Pembelajaran SAHAT ini mengambil contoh pembelajaran Pendidikan pada tingkat dasar , namun tetap bisa diterapkan pada semua level pembelajaran sampai perguruan tinggi oleh pendidik atau praktisi pendidikan kepada peserta didik kapan saja dimana saja tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu,”. Buku ajar model pembelajaran ini dinamakan Model SAHAT, memiliki 5 Tahap yaitu: 1. Tahap pertama adalah Studi Awal; 2. Tahap kedua adalah Analisis.; 3. Tahap ketiga adalah Harmonisasi). 4. Tahap keempat yaitu Aplikasi 5. Tahapan kelima adalah Tetapkan.
Pembelajaran Model SAHAT contoh pelaksanaannya telah terbukti dan teruji kevalidannya berdasarkan dokumen hasil validasi Ahli (expert evaluation) yang terdiri dari Ahli ateri/konten, ahli desain, ahli multimedia, ahli bahasa dilanjutkan hasil evaluasi orang per orang (one to one evaluation), evaluasi kelompok kecil (small group), dan uji lapangan (field test). Kepraktisannya dapat dibuktikan berdasarkan penerapannya uji coba di lapangan melalui lembar observasi dan hasil ujian. Efek potensial dapat dibuktikan dengan pembelajaran menggunakan multimedia interaktif dapat dimulai dengan melakukan pretest dan diakhiri dengan melakukan posttest membandingkan hasil ujiannya dapat meningkatkan hasil belajar dan prestasi peserta didik.

Metrik

  • Eye Icon 5 views
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 5 views  //  0 kali diunduh