Etnoekologi Masyarakat Sambori Kearifan di Atas Awan (Potensi Pengembangan Wisata Desa Sambori)
Oktober 19, 2021
Zulharman Zulharman

Metrik

  • Eye Icon 26 kali dilihat
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 26 kali dilihat  //  0 kali diunduh
Abstrak

Aktivitas masyarakat yang hidup di desa khususnya di pinggiran hutan atau berbatasan langsung dengan alam lingkungan sangat bergantung sekali dengan potensi sumberdaya alam yang ada di sekitarnya. Bentuk ketergantungan masyarakat tersebut antara lain dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari seperti pangan, sandang dan papan. Pemanfaatan sumberdaya alam oleh masyarakat di daerah yang satu dengan yang lainya sangat berbeda sesuai dengan karakteristik serta ciri khas masyarakatnya berdasarkan etnografisnya.
Indonesia dikenal sebagai negara yang mempunyai keanekaragaman suku bangsa terbesar di dunia. Tercatat kurang lebih 159 suku mendiami ribuan kepulauan di seluruh nusantara. Keanekaragaman suku bangsa ini menyebabkan perbedaan dalam pemanfaatan tumbuhan baik dalam bidang ekonomi, spiritual, nilai-nilai budaya, kesehatan, kecantikan bahkan pengobatan penyakit (Prananingrum, 2007).
Perbedaan-perbedaan cara masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya merupakan suatu bentuk kearifan lokal atau pengetahuan lokal yang terbentuk dengan sendirinya.

Teks lengkap
Show more arrow
 

Metrik

  • Eye Icon 26 kali dilihat
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 26 kali dilihat  //  0 kali diunduh