Pendidikan Multikultural
Ocak 13, 2023
Dwi Retnani Srinarwati

Metrics

  • Eye Icon 12 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 12 views  //  0 downloads
Pendidikan Multikultural Image
Abstract

Pendidikan Multikultural:

Multikultural adalah sebuah ideologi dan sebuah alat atau wahana untuk meningkatkan derajat manusia dan kemanusiannya. Maka, konsep kebudayaan harus dilihat dalam perspektif fungsinya bagi kehidupan manusia. Multikulturalisme merupakan sebuah konsep dimana sebuah komunitas dalam konteks kebangsaaan yang mengakui keberagaman, perbedaan dan kemajemukan budaya, ras, suku, etnis, agama, dan lain sebagainya. Sebuah konsep yang memberikan pemahaman bahwa sebuah bangsa yang plural dan majemuk adalah bangsa yang dipenuhi budaya-budaya yang beragam (multikultural). Multikultural adalah bangsa yang kelompok-kelompok etnik atau budayanya yang ada dapat hidup berdampingan secara damai dalam prinsip coexistence yang ditandai oleh kesediaan untuk menghormati budaya lain. Harus diakui bahwa multikulturalisme bangsa Indonesia belum sepenuhnya dipahami oleh segenap warga masyarakat selaku given, takdir Tuhan, dan bukan faktor bentukan manusia. Memang masyarakat telah memahami sepenuhnya bahwa setiap manusia terlahir berbeda, baik secara fisik maupun non fisik, tetapi nalar kolektif masyarakat belum bisa menerima realitas bahwa setiap individu atau kelompok tertentu memiliki sistem keyakinan, budaya, adat, agama, dan tatacara ritual yang berbeda. Nalar kolektif masyarakat Indonesia tentang multikulturalitas bangsa masih terkooptasi oleh logosentrisme tafsir hegemonik yang syarat akan prasangka, kecurigaan, bias, kebencian, dan reduksi kelompok yang berada di luar dirinya (the other). Akibatnya, ikatan-ikatan sosial melalui kolektivitas dan kerjasama hanya berlaku di dalam kelompokmya sendiri. Pendidikan multikultural hendaknya dijadikan strategi dalam mengelola kebudayaan dengan menawarkan strategi transformasi budaya yang ampuh yakni melalui mekanisme pendidikan yang menghargai perbedaan budaya (different of culture). Globalisasi harus diimbangi dengan penguatan budaya lokal, akan tetapi dihindari pula fanatisme berlebihan dan primordialisme yang beresisko menimbulkan disintegrasi negara. Begitu urgennya pendidikan multikultural untuk dihadirkan dalam dunia pendidikan kita pada saat ini, alasannya adalah pendidikan merupakan instrumen paling ampuh untuk memberikan penyedaran (concious) kepada masyarakat, supaya tidak timbul konflik antar etnis, budaya, dan agama.
Buku ini amat bermanfaat dalam memahami konflik antaretnis dan antaragama. Buku ini semoga dapat memberi pelajaran betapa pentingnya memelihara kebudayaan nasional, seperti yang kita alami sekarang ketika kebudayaan kita tidak mendapatkan perhatiaan dan akan sadar betapa pentingya dan sangat berharganya kebudayaan daerah ketika diklaim oleh negara lain, maka penyampaian dan menghayatan terhadap pendidikan multikultural adalah sangat penting. Dalam buku ini bercerita sangat banyak fakta yang terjadi dalam pendidikan kita dengan pemaparan yang sistematis, sehingga semua orang dapat memahami buku ini dengan baik.

Full text
Show more arrow
 
More from this repository
Transformasi Digital dalam Manajemen Sumber Daya Manusia : Dampak dan Tantangannya
Transformasi Digital dalam Manajemen Sumber Daya Manusia : Dampak dan Tantangannya Image
🧐  Browse all from this repository

Metrics

  • Eye Icon 12 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 12 views  //  0 downloads