Komplikasi Kegawatdaruratan Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir
Kasım 8, 2023
Susanti Susanti

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads
Komplikasi Kegawatdaruratan Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir Image
Abstract

Kegawatdaruratan adalah kejadian yang tidak terduga dan memerlukan intervensi cepat. Keadaan darurat dapat timbul dalam layanan kesehatan obstetrik dan neonatal. Penatalaksanaan darurat mencakup identifikasi segera situasi darurat, stabilisasi kondisi pasien, penyediaan oksigen, terapi intravena, resusitasi cairan, transfusi darah, pemberian obat-obatan, dan upaya rujukan selanjutnya. Strategi penting untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan kematian bayi adalah dengan memprioritaskan penyelesaian permasalahan yang timbul pada masa kehamilan, persalinan, dan pada bayi. Keadaan kegawatdaruratan pada maternal dapat mengancam nyawa dan dapat timbul selama kehamilan, persalinan, atau setelah melahirkan sebagai akibat dari komplikasi. Kegawatdaruratan neonatal mengacu pada situasi kritis yang menimbulkan risiko terhadap kehidupan bayi dalam rentang usia 0-28 hari.
Kegawatdaruratan maternal mencakup kondisi seperti pendarahan, preeklamsia/eklampsia, dan komplikasi terkait lainnya. Neonatus dengan komplikasi adalah bayi baru lahir yang mempunyai penyakit atau kelainan yang dapat mengakibatkan kecacatan atau kematian. Komplikasi tersebut dapat berupa asfiksia, penyakit kuning, hipotermia, tetanus neonatorum, infeksi/sepsis, trauma lahir, berat badan lahir rendah (BBLR), sindrom gangguan pernapasan, dan kelainan bawaan. Selain itu, klasifikasi ini juga mencakup kondisi yang teridentifikasi berwarna kuning dan merah pada pemeriksaan dengan Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM) (Kemenkes, RI, 2016).
Penanganan keadaan darurat pada maternal dan neonatal meliputi tindakan yang khusus untuk mengatasi situasi darurat atau komplikasi yang terjadi selama kehamilan, persalinan, dan masa setelah melahirkan, serta keadaan darurat pada bayi yang berusia kurang dari 30 hari. Pertolongan pasien pada kasus gawat darurat harus dilakukan secara akurat, hati-hati, dan cepat karena ukuran keberhasilan adalah waktu tanggap dari penolong.

Full text
Show more arrow
 
More from this repository
Komunikasi Organisasi (Bentuk dan Jaringan Komunikasi)
Komunikasi Organisasi (Bentuk dan Jaringan Komunikasi) Image
Problematika Pendidikan SD
Problematika Pendidikan SD Image
🧐  Browse all from this repository

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 0 views  //  0 downloads