Kapita Selekta Pemerintahan Seri-3
Şubat 17, 2024
I. Wayan Gede Suacana

Metrics

  • Eye Icon 6 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 6 views  //  0 downloads
Kapita Selekta Pemerintahan Seri\u002D3 Image
Abstract

Buku Kapita Selekta Pemerintahan Seri-3 ini merupakan kelanjutan dari buku Kapita Selekta Pemerintahan Seri-1 dan Seri-2 yang sudah terbit sebelumnya. Buku ini mengkaji fenomena aktual mengenai aspek-aspek Ilmu Pemerintahan. Beberapa masalah yang dibahas antara lain: etno-nasionalisme dan demokrasi dalam masyarakat multikultural, problema masyarakat multikultural di Bali, budaya birokrasi pemerintah dalam pelayanan publik, tantangan otonomi desa adat dalam membangun good governance di desa, praktik demokrasi di desa Baliaga dan Apenaga, Quo vadis, otonpmi desa adat di Bali pasca-implementasi peraturan daerah ProvinsiBali Nomor 4 tahun 2019, kebijakan konsolidasi tanah perkotaaan dalam rangka menciptakan lingkungan yang baik sesuai rencana tata ruang di Indonesia, strategi pengembangan model ekowisata berbasis kearifan lokal pada objek wsata monkey forest di Ubud, dan strategi reformasi administrasi pelayanan publik pada perusahaan daerah air minum (PDAM) kabupaten Badung.
Seperti diketahui sampai dengan dekade 1990-an, ilmu pemerintahan di Indonesia masih mengalami krisis epistemologis dan identitas. Namun begitu, sebagai satu solusi awal dari problema ini diajukan konstatasi bahwa objek formal dari ilmu pemerintahan adalah pemerintahan suatu negara. Pemerintahan hanya merupakan satu “field” atau bagian dari ilmu politik, seperti halnya ilmu administrasi negara/ publik, hubungan internasional dan yang lainnya.
Kenyataan ini tentu berbeda jauh dengan situasi sejak awal perkembangan ilmu pemerintahan di UGM yang sangat dipengaruhi oleh Mazhab Continental yang menyatakan bahwa ilmu pemerintahan berhubungan dengan: pertama, kegiatan yang menyangkut politik pengambilan keputusan dalam negara (thepolitics of policy making). Kedua, pelaksanaan dari kebijakan itu sendiri (policy execution). Dengan kata lain, ilmu pemerintahan diidentikkan dengan ilmu politik. Pandangan ini selaras dengan realita terjadinya kesamaan posisi antara ilmu politik dan pemerintahan saat ini. Dengan kata lain, ilmu pemerintahan tidak lagi menjadi bagian dari ilmu politik seperti yang berlaku sebelumnya.Dari pemahaman posisi itu, sasaran utama dan objek formal dari ilmu pemerintahan sebagaimana yang dibahas dalam buku ini adalah fenomena pemerintahan Indonesia yang terseleksi dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya.

Full text
Show more arrow
 

Metrics

  • Eye Icon 6 views
  • Download Icon 0 downloads
Metrics Icon 6 views  //  0 downloads