Panduan Satuan Pendidikan Aman Bencana
September 15, 2022
Masrizal Masrizal, Muhammad Iqbal

Metrik

  • Eye Icon 3 kali dilihat
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 3 kali dilihat  //  0 kali diunduh
Abstrak

Indonesia adalah negara yang rawan bencana dilihat dari aspek geografis, klimatologis dan demografis. Letak geografis Indonesia di antara dua benua dan dua samudera menyebabkan Indonesia mempunyai potensi yang cukup bagus dalam perekonomian sekaligus juga rawan dengan bencana oleh Virus Baru yang belum teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Data kejadian menunjukkan beberapa ancaman bencana yang sering terjadi di Indonesia, yaitu gempa bumi, tsunami, tanah longsor atau gerakan tanah, banjir, kekeringan dan letusan gunung api.
Provinsi Sumatera Barat merupakan daerah dengan risiko bencana yang cukup tinggi, terutama bencana gempa bumi, tsunami dan bencana hidrometeorologi. Hal ini disebabkan oleh berberapa faktor, diantaranya posisi geografis Sumatera Barat yang dilalui oleh tiga lempeng dunia yang menyebabkan gempa bumi serta dapat memicu tsunami, dan faktor iklim dan cuaca yang berkontribusi pada meningkatnya risiko terjadinya bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.
Bencana yang terjadi di Indonesia telah berdampak serius dan menganggu penyelenggaraan layanan pendidikan. Setidaknya terdapat 62.687 satuan pendidikan di Indonesia yang terdampak langsung bencana alam selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. Kerusakan sarana prasarana satuan pendidikan, gangguan terhadap akses dan fungsi layanan pendidikan, korban jiwa dan luka, peserta didik dan pendidik yang harus mengungsi, dan dampak buruk lainnya dari bencana telah secara nyata mengganggu proses pembelajaran dan pelayanan Pendidikan. Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) merupakan upaya pengurangan risiko bencana yang ruang lingkupnya meliputi seluruh satuan pendidikan di Indonesia.

Teks lengkap
Show more arrow
 

Metrik

  • Eye Icon 3 kali dilihat
  • Download Icon 0 kali diunduh
Metrics Icon 3 kali dilihat  //  0 kali diunduh